Skip to main content

Salam Hikmah_TENTANG TAUBAT

adalah seseorang yang di pagi hari masih dengan rambut basah selepas mandi. Duduk bersila di atas karpet berbulu di kamar paling pojok rumah. Jari jemari saya masih asik memilin benang dengan jarum, merajut. aah semingguan ini cuma dengerin lagu, korea, barat, indo. Mulai dari Suzy, Zayn, sampe dengerin mahasiswa foreign indo yg sering ngecover lagu, si Paulus, muallaf.
Lihat di jejeran video offline paling bawah, kangen dah denger suaranya, pengen refresh pikiran.
***
ada sepasang suami istri yang punya anak cantiknya luar biasa, yang udah berapa hari lalu kabur dari rumah.
si istri teh nangis, di penghujung sholatnya memohon ke Allah.
"Gusti Allah, ini murni kesalahan saya, saya gak mendidiknya dengan baik, pas hamil jarang banget ngaji, sepanjang umurnya juga jarang banget ngasih tau tentang agama. Tapi ya Allah kemana lagi saya teh harus memohon pertolongan, daah semuanya sudah terjadi hanya butuh ditaubati"
subuhnya anak gadisnya pulang
***
ada lagi sepasang suami istri pergi ke tanah suci membawa serta anaknya yang masih kecil. Sesampainya di sana anak tersebut hilang. Bersujud sholat berdoa si ibu
"Ya Allah, saya teh mungkin niatnya gak baik, kurang lurus. Bawa anak cuma untuk pamer punya anak soleh, Allah yang tau anak saya di mana. Kami hanya bertamu di rumahmu, ya Allah kami mohon ampun kepadamu"
si anak tiba-tiba udah di belakang narikin baju
***
adalah seorang gadis yang ditinggal pergi kekasihnya, galau sudah kesehariannya setelah itu. Tak tenang tidurnya, tak lahap lagi makannya. Di setiap tengah malamnya bersujud merintih,
"ya Allah, saya tau ini salah. Saya sempat mencoba untuk melompati garis menuju zina. Sesungguhnya Allah tau yang terbaik, dijauhkanlah saya dari garis itu. Caranya memang sakit, anggap saja saya terjerembab, tapi bukan ke garis zina, ke garis sebelahnya, taubat. daah saya hanya hamba, Allah paling tau cara terbaik keadaan menuju sebaik & sedalam-dalamnya taubat"
berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan tahunan si gadis tak pernah tertarik lagi dengan garis itu. Tak instan memang, tapi pasti Allah tuntun kembali.
***
ada yang bertanya,"saya ingin berubah ke arah yang lebih baik, apa yang sebaiknya saya lakukan?"
"mulailah dengan memperbaiki sholat"
ustad yang mengajar ngaji di kantor saya pernah bilang begini
"ada ayat dalam Al Quran yang mengatakan bahwa, sholat mencegah kita dari berbuat keji & mungkar (Al-Ankabut :45)"
bagaimana dengan khusyuk?
itu perkara "latihan", gimana mau khusyuk klo gak pernah sholat?
kayak kita mau jadi penunggang kuda handal, tapi naik kuda aja gak berani. Mustahil kemudian bisa jadi penunggang kuda.
#suara Aa gym dari video offline yang kemudian bikin sadar lagi, gak usa neko-neko dulu nyari solusi kalo lagi ada masalah. Pasti ada dosa kita yang mengundang masalah, bismillah mulai taubat dengan sholat. Langsung wudhu, terus sholat.

Comments

Popular posts from this blog

Perjalanan

Dulu gak pernah kepikiran bakal melangkah sejauh ini. Kalo dibandingin sama orang lain mungkin udah ketinggalan jauh, tapi jika pembandingnya adalah "aku yang dulu" maka rasanya lumayan sebuah kemajuan untuk punya tekad & mental seyakin ini Pas pertama kali tercetus pengen pendidikan lagi antara yakin gak yakin. Ini beneran mau sekolah lagi apa cuma jadi pelarian aja. Waktu berlalu keinginan untuk sekolah kadang timbul kadang tenggelam. Kalo lagi suntuk sama kerjaan, rasanya pengen sekolah lagi. Tapi kalo kerjaan adem ayem, udah ah disini aja. Masih dalam tahap nge'fixin niat. Karena secara pribadi saya sangat memegang teguh hadits "innamal a'malubinniyat " (maaf jika penulisan redaksinya salah). Bias sedikit aja dalam niat, maka kelar semua apa yang diusahakan. Gak jadi pahala, gak lillahita'ala. Dalam hitungan tahun saya masih bergelut dalam ngfixin niat tadi. Nyari-nyari hal yang emang bener-bener dijadiin fondasi kuat sebagai niat, harapannya...

Cukup Tiga Tetes, Bye!

  Hari ini, senin 17 Januari 2022. Ada sedikit pikiran yang menganggu akhir-akhir ini. Kenapa ambisi untuk satu hal itu pelan-pelan mulai luruh. Maksudku, bukankah dia orang yang ditunggu sejak lama? Orang yang masuk circle utama meskipun dia mungkin tidak tahu. Kenapa rasanya seperti, tidak ada jalan lagi untuk membuatnya sesuai dengan harapan 1 tahun lalu, 2 tahun lalu, heey bukan, bahkan ambisi itu adalah harapan belasan tahun lalu? Dan, pagi ini. Duar. Perasaan lega itu datang. Oke, cukup tiga tetes air mata saja sebagai salam perpisahan atas harapan masa lalu. oh wait, hey kenapa menetes terus? oke, boleh tiga tetes lagi, pastikan matamu tidak merah. Haruskah minum kopi sebagaimana yang dilakukan Youngro dan So Hoo dalam Snowdrop untuk menghapus kenangan buruk? Hey , bukankah ini kenangan baik? Tidak harus dihapus dengan segelas kopi panas. Aku lupa sedang puasa sunah hari ini. Anak baik, cup cup cup. Backsound : Lagu Galau dari rumah tetangga sebelah, “Bu...

Sampai Bertemu di Hari Bahagia!

Jangan sekolah dulu, nanti jodohnya jauh  Wah, udah mau 30 tahun ya, hati-hati nanti nyari jodohnya susah, hamil di atas 30 tahun itu riskan banget lho.  Makin nambah umur, makin tua, saingannya tambah banyak nih buat dapetin jodoh. Yang lebih cantik, muda dan soleha pasti banyak.  Karir mulu sih, nyari jodoh kapan.      Dan masih banyak lagi komentar-komentar yang mungkin kamu dapat ketika umurmu tidak muda lagi dan tak kunjung menikah.       Ada satu hal yang akhir-akhir ini membuat saya menjadi lebih positif dibanding tahun lalu. Yang saya pikirkan ketika hal itu terbersit dalam hati adalah,”saya harus berbagi hal ini ke orang lain”. Ada banyak sekali kisah-kisah tentang bagaimana seorang manusia memutuskan untuk tidak terlalu fokus pada pemenuhan kebutuhan biologis yang satu ini. Dulu bahkan saya menempel sticky note dengan tulisan “Imam Nawawi tidak menikah selama hidupnya” di meja belajar.       Kata “men...